komponen-pada-kulkas

Berbagai Jenis Komponen Pada Kulkas

Lemari pendingin alias kulkas adalah perangkat elektronik yang hampir selalu ada di rumah-rumah masyarakat di tanah air. Lemari pendingin ini bahkan sudah dapat dikatakan mempunyai fungsi yang cukup vital karena berguna untuk menyimpan bahan makanan yang bisa diolah kapan pun si pemilik menginginkannya. Meskipun mungkin di rumah Anda terdapat sebuah kulkas atau bahkan mungkin lebih dari satu, tahukan Anda bagian-bagian di dalamnya?

Komponen-komponen pada kulkas
Inilah bagian-bagian penting dari kulkas yang perlu Anda ketahui
1. Kompresor
Komponen yang satu ini bisa dikatakan yang paling penting dalam lemari pendingin. Kompresor mempunyai fungsi utama untuk menyalurkan bahan pendingin ke seluruh bagian lemari es. Di dalamnya terdapat bagian-bagian lain yang lebih kecil yaitu terminal, saluran pengeluaran refrigerant, poros engkol, stator, rotor, silinder, saluran hisap, dan sambungan.
2. Kondensor
Inilah alat yang berfungsi mengubah panas menjadi gas bahan pendingin yang pada tekanan dan suhu tinggi berwujud cair. Kondensor yang banyak dipakai pada teknologi lemari pendingin di masa sekarang ini adalah kondensor yang berpendingin udara. Penggunaannya bisa pada lemari pendingin berukuran sedang atau pun kecil. Bentuk kondensor modern lebih sederhana serta tak diperlukan perawatan khusus. Saat lemari es tengah bekerja, bagian kondensor akan terasa hangat bila disentuh.
3. Filter
Saringan berfungsi untuk memisahkan kotoran yang mungkin terbawa bahan pendingin saat bersirkulasi. Dengan demikian pipa kapiler dan kompresor akan tetap bersih. Bahan pendingin yang bersih akan dapat menyerap suhu panas dengan lebih optimal.
4. Evaporator
Komponen pada kulkas ini berfungsi untuk menyerap kalor dari bahan-bahan yang dimasukkan ke dalam lemari es. Evaporator bekerja menguapkan bahan pendingin untuk menyerap panas serta mendinginkannya. Sesuai kegunaannya agar alat ini bisa bekerja efektif maka dibuat dari bahan logam anti karat yaitu aluminium serta tembaga.
5. Thermostat
Thermostat atau sensor panas pada lemari pendingin berguna untuk mengatur kinerja kompresor berdasarkan batasan suhu secara otomatis. Jika suhu pada evaporator sudah sama dengan pengatur suhu thermostat (yang standarnya berbeda-beda untuk setiap jenis lemari es), maka aliran arus listrik menuju secara otomatis akan diputus oleh thermostat.
6. Heater
Hampir semua lemari es nonfrost serta beberapa yang berjenis defrost memang dilengkapi dengan heater pemanas. Fungsinya adalah untuk mencairkan bunga es yang menempel pada evaporator. Dengan demikian heater bisa mengantisipasi terjadinya penimbunan bunga es di bagian rak es  serta rak penyimpanan buah yang terdapat di bawah freezer.
7. Fan Motor
Intinya komponen ini berfungsi untuk menghasilkan angin. Fan motor terdapat pada evaporator dan kondensor. Pada evaporator fan akan menghembuskan udara dingin dari komponen tersebut menuju ke seluruh bagian dalam lemari pendingin. Sementara pada kondensor fan berguna untuk menyedot atau  mendorong udara melalui kondensor dan kompresor serta untuk mendinginkan kompresor.
8. Overload motor protector
Inilah komponen yang berada menyatu dengan terminal kompresor dengan cara kerja sama seperti sekring yaitu memutus  dan menyambungkan arus listrik. Dengan demikian komponen-komponen yang berkaitan dengan listrik bisa terhindar dari kerusakan bila arus yang dihasilkan kompresor lebih dari arus acuan normal.
9. Bahan pendingin
Bahan pendingin atau refrigerant aslinya adalah berwujud gas namun gampang diubah wujudnya menjadi cair atau sebaliknya. Ada beberapa jenis bahan pendingin dan dengan karakteristik yang berbeda-beda pula.

Nah, semoga informasti tentang komponen-komponen pada kulkas ini bisa menambah wawasan

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment