cooker hood penghisap udara

Cara Memasang Cooker Hood

Apabila ruangan dapur anda minim ventilasi udara, kepulan asap serta aroma menyengat yang timbul akibat aktivitas memasak pun bisa menimbulkan kondisi ruangan yang pengap dan panas. Hal ini bisa mengurangi kenyamanan anda di dalam dapur serta beresiko tidak baik terhadap kesehatan. Jika menambah sirkulasi udara tidak memungkinkan, alternatif lain yang bisa anda lakukan adalah dengan menerapkan hood cooker di atas kompor.

Hood cooker merupakan salah satu perangkat yang ada di dapur yang berguna untuk menghisap asap, bau tidak sedap, serta udara kotor lainnya yang timbul karena aktivitas masak-memasak. Maka dari itu, alat ini umum dipasang tepat di atas kompor. Namun, beberapa rumah memang cenderung lebih memilih menambah jendela di dapur untuk sirkulasi udara ketimbang memasang hood cooker karena alat ini cukup memakan pemakaian daya listrik.

Tips Memasang Cooker Hood
Sebelum anda memutuskan untuk membeli dan memasang hood cooker di dapur rumah anda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu, antara lain:
·    Kesesuaian Ukuran Kompor dan Cooker Hood
Sebelum membeli hood cooker, ukurlah terlebih dahulu panjang kompor anda agar panjang hood cooker yang anda pilih di toko bisa menyesuaikan. Ukuran yang pas dan sesuai ini dapat mempengaruhi optimal atau tidaknya hood cooker bekerja. Pada umumnya, kompor gas yang biasa digunakan di rumah berukuran 70 cm.

·    Jarak dengan Kompor
Daya hisap hood cooker yang maksimal juga bergantung pada pengaturan jaraknya dengan kompor. Jarak ideal antara hood cooker dengan kompor yaitu sekitar 60 cm hingga 90 cm. Khusus untuk kompor gas, sebaiknya jarak pemasangan tidak kurang dari 70 cm. Sementara itu, untuk kompor listrik, jarak yang dianjurkan adalah 60 cm atau lebih.

·    Kondisi Dinding dan Plafon
Selain faktor dari kompor dan hood cooker itu sendiri, memasang alat ini juga harus memperhatikan kondisi dinding dan plafon dapur anda. Seperti cooker hood model slim hood dan built in yang dipasang menggunakan dynabolt ke dinding dapur. Sedangkan jenis chimney atau cerobong dipasang menggantung di plafon, maka dari itu kondisi plafon haruslah kuat karena akan menahan beban alat ini. Jenis plafon yang terbilang kuat dalam menahan beban berat antara lain adalah besi hollow yang terhubung ke balok beton atau dak beton rangka besi siku.

Setelah hood cooker terpasang dengan baik dan bekerja sebagaimana mestinya, anda juga perlu memperhatikan perawatannya. Asap dan udara kotor yang dihisap lama-kelamaan berpotensi menyumbat cerobong hisap. Cucilah filter hood cooker secara rutin dengan cara merendamnya di air hangat yang telah dicampur dengan sabun. Diamkan beberapa saat kemudian bersihkan kotoran yang menempel dengan menggunakan sikat. Lalu pasang kembali filter setelah kering. Untuk noda yang terdapat di bagian luar, anda bisa membersihkannya cukup menggunakan lap basah.

Perlu diketahui untuk tidak menyalakan api kompor tanpa adanya panci, penggorengan, atau wadah memasak lainnya di atas tungku. Hal ini dapat menyebabkan komponen yang ada di dalam hood cooker meleleh karena panasnya api. Cukup gunakan hood cooker hanya ketika diperlukan.

Memasang alat penyedot udara kotor atau hood cooker di dapur memang memerlukan ahlinya. Toko penjual hood cooker biasanya akan menyertakan jasa pemasangannya juga. Anda hanya perlu menyesuaikan ukuran kompor serta kondisi ruang dapur dengan hood cooker yang hendak anda beli.

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment