energy saving

LED TV: Lebih Hemat Listrik

Teknologi yang memang bertujuan untuk mempermudah hidup manusia kian lama kian mengalami perubahan dan perkembangan. Jika dahulu di awal tahun 70-an masyarakat takjub dengan diciptakannya televisi hitam putih, teknologi televisi terus mengalami kemajuan hingga adanya televisi berwarna dan televisi tabung. Di awal tahun 90-an televisi layar datar mulai ditemukan dan terus berkembang menjadi teknologi termutakhir yaitu LCD dan LED TV.

Perbedaan LCD dan LED TV

Bagi mereka yang awam memang agak sulit membedakan TV LCD dan LED bila dilihat sekilas. TV LCD memiliki tampilan gambar yang lebih cerah dengan kontras yang lebih tajam. HalĀ  ini dikarenakan penggunaan sistem lampu neon atau CCFL backlight sebagai pencahayaannya. Inilah yang menyebabkan LCD TV membutuhkan lebih banyak daya listrik.

LED TV menggunakan sistem pencahayaann light emitting dioda (LED) yang mampu menyesuaikan kebutuhan pencahayaan sehingga tampilan warna pada layar lebih bervariasi atau beragam. Sesungguhnya teknologi yang digunakan oleh kedua jenis televisi canggih ini masih sama yaitu penggunaan kristal cair atau liquid chrystal display untuk monitornya.

Karena menggunakan lebih sedikit daya listrik (sekitar 50% lebih hemat), TV LED memang secara sekilas tampak redup. Tetapi dengan penggunaan daya listrik yang lebih sedikit Anda dapat berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup dan Anda juga akan lebih menghemat biaya rekening listrik.

Kualitas gambar yang lebih baik

Teknologi LED TV terus berkembang termasuk dengan adanya fitur frame yang semakin kecil sehingga monitor menjadi semakin besar. Dengan demikian Anda sebagai konsumen akan dimungkinkan untuk menikmati gambar dengan lebih luas plus variasi warna yang lebih banyak. Harga televisi LED memang sedikit lebih mahal, tetapi dengan fitur-fitur yang dimiliki ditambah klaim penghematan biaya listrik, tentu sepadan, bukan?

Agar televisi yang Anda beli dengan harga mahal tersebut mempunyai jangka waktu pemakaian yang lebih panjang, sebaiknya rawat televisi dengan benar agar tidak mudah rusak. Yang paling penting adalah memperhatikan suhu ruangan tempat televisi tersebut diletakkan. Walaupun penggunaan penyejuk udara dapat membantu, tetapi pemakaian AC terus-menerus juga tetap dapat meningkatkan suhu dalam ruangan apalagi jika alat elektronik lain dinyalakan dalam waktu yang bersamaan. Sangat penting juga untuk menjaga agar televisi tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Alat elektronik yang telah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari ini sebaiknya juga tidak diletakkan terlalu dekat dengan alat elektronik lain untuk memperpanjang usia televisi. Gangguan magnetik dapat memicu kerusakan sistem pada televisi Anda. Bila terjadi gangguan pada televisi serahkan kepada ahlinya dan jangan coba-coba untuk memperbaikinya sendiri. Bila ingin memindahkan televisi sebaiknya lakukang dengan sangat hati-hati dan sebaiknya tidak terlalu sering.

Material plastik pada body tidak menjamin ketahanan televisi dan sedikit kerusakan saja akan membawa dampak pada tampilan gambar pada LED TV Anda. Untuk membersihkan televisi sebaiknya gunakan cairan khusus dan kain yang lembut. Caranya, semprotkan cairan pada lap baru usapkan pada monitor. Jangan menyemprotkan cairan langsung pada televisi Anda.

Beberapa produsen LED TV dengan merk ternama untuk alat elektronik mengklaim bahwa produk yang mereka buat akan tahan hingga 10 tahun lebih asalkan dirawat dengan benar. Anda pun akan lebih menghemat uang bila dapat menggunakan alat elektronik ini dalam jangka waktu yang lama. Selain itu pemakaian alat elektronik dalam waktu selama mungkin akan membantu program pelestarian lingkungan yang tengah digalakkan akhir-akhir ini. Selamat mencoba!

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment