bahaya

Mengantisipasi Resiko Dari Sistem Kerja Water Heater

Anda mungkin sudah sering mendengar mengenai water heater atau alat pemanas air. Alat yang banyak digunakan di daerah perkotaan ini memang memiliki fungsi yang akan membantu anda untuk bisa mendapatkan air hangat atau panas dengan cara yang mudah dan praktis. Anda tidak perlu menunggu atau repot merebus air terlebih dahulu untuk mendapatkan yang anda butuhkan.

Sebelum menggunakan water heater untuk memenuhi kebutuhan anda akan air hangat atau panas, sebaiknya anda juga mengetahui cara kerja dari alat tersebut berikut masing-masing komponennya. Sehingga anda bisa lebih memahami jika sampai terjadi kerusakan di dalam alat tersebut. Terutama pada pemanas air yang menggunakan gas, agar anda lebih berhati-hati dalam menggunakannya.

Memahami Sistem Kerja Water Heater yang Menggunakan Gas
Salah satu jenis dari alat water heater adalah yang menggunakan gas sebagai bahan bakar atau pemanasnya. Tentunya untuk bisa menggunakan pemanas air jenis ini anda haruslah berhati-hati karena terdapat resiko jika sampai ada kesalahan pada alat tersebut. Meskipun begitu, jenis ini memiliki kelebihan karena tidak peduli cuaca dan tidak mengambil daya listrik dari rumah anda untuk memberikan air yang panas untuk digunakan.

Berikut adalah cara kerja dari pemanas air yang menggunakan gas dan perlu untuk anda ketahui.
·    Setelah anda memasang pemenas air tersebut, maka anda harus mengaktifkan api kecil yang akan terus menyala untuk menghangatkan air dalam tangki
·    Saat kran air dingin dan panas dinyalakan maka air akan keluar dalam kondisi yang sudah hangat
·    Kemudian secara otomatis air dingin akan masuk ke dalam mesin yang akan dideteksi oleh sensor yang telah terhubung dengan panel sirkuit
·    Panel sirkuit merupakan rangkaian alat listrik yang digunakan untuk melakukan penyetelan pembakaran secara otomatis. Api yang muncul akan membesar saat air dingin terus masuk dan mengecil kembali saat air dingin sudah tidak masuk
·    Saat api semakin membesar akan memanaskan rangkaian pipa air yang terdapat pada bagian pengubah panas
·    Air panas yang dihasilkan tersebut merupakan air yang keluar dari kran water heater yang anda nyalakan

Setelah mengetahui sistem kerja dari water heater yang menggunakan gas tersebut, tentu anda akan bisa membandingkannya dengan jenis pemanas yang lain. Hal tersebut bisa anda gunakan untuk bisa menemukan tipe yang paling aman dan nyaman. Sehingga anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan pemanas air di rumah anda untuk memenuhi kebutuhan anda dengan lebih mudah dan praktis.

Sesuaikanlah suhu yang akan anda gunakan untuk mandi atau berendam sesuai dengan kebutuhan anda. Untuk menjaga keamanan, mungkin anda bisa memasang detector di dekat pemanas air anda yang menggunakan gas. Sehingga anda bisa mendeteksinya saat terjadi kebocoran pada gas yang digunakan untuk memunculkan api pada bagian pemanas. Hal tersebut memang sudah dijamin keamanannya, namun tidak ada ruginya jika anda melakukan langkah antisipasi mengenai hal tersebut.

Meletakannya di luar kamar mandi juga merupakan kputusan yang bijak karena gas CO2 sisa pembakaran yang dilakukan tidak akan terus berada di dalam kamar mandi dan bisa segera keluar. Hal tersebut akan menjaga kesehatan anda sebagai penggunanya. Dalam memilih water heater yang tepat anda juga harus memperhatikan kondisi fisiknya dengan baik agar tidak sampai ada hal yang kurang atau mengalami kerusakan. Hal tersebut merupakan langkah antisipasi dari konsumen

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment