Perbedaan Antara AC Inverter dan AC Low Watt

perbedaan ac low watt dan ac inverter

Pemakaian Air Conditioner di Indonesia saat ini tengah berkembag pesat. Harga Ac yang dahulu terbilang mahal, kini mulai dapat dijangkau kelas menengah. Kebutuhan akan penggunaan AC dimanfaatkan produsen barang elektronik dengan menawarkan berbagai macam jenis AC yang memberikan fitur-fitur menarik. Salah satunya yang saat ini sedang trend adalah fitur hemat listrik. Dengan iming-iming biaya tagihan listrik yang murah tiap bulan, produsen elektronik sebut saja seperti LG,SHARP, PANASONIC dan lain-lain mengeluarkan type low wattnya. Tidak berhenti disitu saja, dengan kemajuan teknologi yang canggih, kini hadir teknologi yang digadang-gadang lebih hemat dalam konsumsi listrik yaitu teknologi Inverter. Lalu apa sebenarnya yang membedakan antara LOW WATT dan INVERTER? Berikut ulasan ringkasnya

Teknologi Inverter dan Low watt

AC inverter menggunakan teknologi dengan arus DC (direct current atau arus searah) seperti arus listrik yang dihasilkan oleh batu baterai. Dengan teknologi ini diharapkan penggunaan ac tersebut dapat lebih hemat, lebih cepat dan lebih akurat. Berbeda dengan kompresor dengan arus AC (alternating current atau arus bolak balik ) yang mempunyai kecepatan putaran motor yang konstan, motor dengan arus DC mempunyai kecepatan putaran berdasarakan seberapa besar arus listrik yang dialirkan.

“ lebih cepat “ : yang dimaksud teknologi inverter dapat berekrja lebih cepat adalah ketika suhu ruangan berbeda dengan suhu yang tertera di remote control maka dengan tenaga full power teknologi inverter ini akan bekerja secepat mungkin untuk mendinginkan ruangan mencapai suhu yang diinginkan.

“lebih hemat “: ketika suhu ruangan sudah mencapai suhu yang diinginkan, makan kompresor akan secara bertahap memperlambat perputarannya sehingga semakin kecil arus listrik yang digunakan semakin hemat pula biaya listrik yang dikeluarkan.

“lebih akurat” : apabila ac konvensional menggunakan thermostat untuk menjaga suhu ruangan, sehingga apabila suhu ruangan sudah tercapai maka kompresor akan mati. Namun pada ac teknologi inverter kompresor tidak pernah mati, hanya saja bergeraknya lebih pelan. Sehingga keakuratan suhu ruagan yang diinginkan tertap terjaga.

Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa penggunaan listik pada AC inverter tidaklah tetap atau naik turun mengikuti beban dalam satu ruangan, sedangkan pada ac teknologi low watt memiliki konsumsi listrik yang tetap tanpa melihat kondisi ruangan.  AC low watt pada dasarnya memiliki teknologi yang sama dengan AC konvensional hanya saja memiliki keunggulan konsumsi daya yang lebih rendah dari AC biasa.

Misalkan untuk AC standart biasa membutuhkan konsumsi listrik sekitar 800watt untuk 1PK , maka untuk teknologi low watt hanya membutuhkan konsumsi daya sekitar 690 watt , teknologi inverter membutuhkan 200-1000 watt tergantung dengan beban suhu ruangan.

Baik AC low watt maupun Inverter memiliki keunggulan masing-masing, memang secara konsumsi daya inverter lebih mampu menghemat konsumsi listrik namun harus diingat bahwa konsumsi listrik ac inverter besar diawal lalu kemudian mengecil. Oleh karena itu dianjurkan apabila ingin menggunakan ac inverter rumah anda memiliki daya listrik yang cukup besar. Selaiin itu pastikan pula BTU AC tersebut cukup untuk ruangan anda, akrena apabila tidak makan kompresor akan berekja keras dan listrik yang diguanakan akan tetap besar.

  LOW WATT INVERTER
Konsumsi listrik stabil tidak semakin mengecil Dari besar kemudian semakin mengecil sehingga lebih hemat listrik
Harga AC Lebih murah dari pada AC inverter Mahal
Kebutuhan daya Daya dibutuhkan sesuai starter awal AC Dibutuhkan daya yang besar

 

 

 

 

 

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment