ac-panasonic-cs-yn5skj

Tips Memilih Ac Split Untuk Di Rumah

Berdasarkan jenisnya di pasaran terdapat 4 jenis  AC yang dapat  dipergunakan untuk rumah-rumah  atau gedung, yaitu AC Window, AC Cassete, Standing AC, dan AC Split. Yang disebutkan terakhir ini semakin banyak diminati oleh masyarakat, yaitu AC yang memisahkan bagian ruang luar atau outdoor dengan ruang dalam atau indoor. Keunggulan AC jenis split ini adalah suara yang dihasilkan saat AC bekerja menjadi lebih lembut karena posisi unit outdoornya yang terpisah. Dengan demikian cocok sekali diaplikasikan pada ruangan-ruangan yang membutuhkan ketenangan seperti ruang kerja, perpustakaan, ruang meeting, atau bahkan kamar tidur pribadi.

Memilih AC Split yang tepat
Inilah beberapa  panduan yang dapat membantu Anda dalam memilih AC Split untuk pendingin ruangan di rumah.
1. Kapasitas – Cermati kapasitas AC sebelum membelinya sebagaimana yang terdapat pada British Thermal Unit Per Hours (BTUH). Inilah satuan yang menentukan kapasitas AC incaran Anda, artinya serapan panas dalam waktu satu jam. Perlu diketahui sebelumnya bahwa pada dasarnya pendingin ruangan ini bekerja dengan menyerap panas dari ruangan sehingga suhu udara dalam ruangan menurun. Jadi AC sesungguhnya tak mendinginkan udara sebagaimana yang banyak dikira orang, melainkan menurunkan suhu ruangan dengan cara menyerap panas.
2.  Menghitung kapasitas daya
Jadi misalnya Anda ingin membeli AC untuk kamar tidur 1 PK dari brand A dengan kapasitas 10.000 btu/h serta konsumsi daya mencapai 1200 Watt.
3. Jangan mudah tergiur dengan AC yang berharga murah
Di banyak toko elektronik Anda mungkin akan mendapati AC ½ PK brand A konsumsi dayanya hanya 340 Watt, sementara AC ½ PK dari brand B penggunaan dayanya mencapai 800 Watt. Berikutnya adalah AC ½ PK dengan brand X membutuhkan konsumsi daya 355 Watt dengan harga beli 2.4 juta rupiah, sedangkan AC ½ PK dari brand Y membutuhkan konsumsi daya 800 Watt dengan bandrol harga lebih murah, yaitu 2 juta rupiah, dan selain itu kedua merk juga mempunyai kapasitas yang sama yaitu 5000 btu/h. Pada umumnya dengan cepat orang akan memutuskan untuk memilih AC dengan harga yang lebih murah.

Padahal  sesungguhnya dengan memilih AC yang harganya sedikit lebih mahal Anda justru akan menghemat pengeluaran setiap bulannya karena selisih daya kedua brand tersebut 800 Watt – 355 Watt = 445 Watt akan berimbas pada tagihan listrik yang cukup besar. Seandainya dalam sehari AC Split tersebut dinyalakan selama 8 jam dengan harga tiap kWh PLN adalah Rp. 600, jadi setiap harinya Anda harus membayar selisih tersebut sebesar: 8 jam X Rp. 600,- X 0.445 kWh = Rp. 2.136,-. Bila dikalikan dengan 30 hari, maka hasilnya adalah Rp. 64.080,-. Cukup lumayan, bukan?
4. Memperhatikan letak pemasangan AC
Suhu ruangan akan mempengaruhi suhu udara yang dihembuskan oleh AC, dan faktor-faktor yang perlu Anda cermati sebelum menentukan pemasangan AC tersebut adalah luas dinding, besarnya ruangan, bahan pembentuk dinding, jumlah penghuni ruangan, jumlah lampu dalam ruangan, serta arah pancaran sinar matahari.

Untuk memperoleh produk AC Split yang tepat Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli perangkat tersebut untuk rumah Anda. Cermati keunggulan dan kekurangan dari beberapa merk incaran Anda dengan mengakses website resminya. Baca pula review dari konsumen yang telah mendapatkan manfaat dari produk tersebut. Nah, selamat berburu AC idaman Anda.

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment