dispenser miyako

Tips Memilih Water Dispenser Yang Benar

Kebutuhan air minum yang bersih dan higienis adalah kebutuhan vital setiap orang. Biasanya air minum kemasan menjadi pilihan keluarga. Bukan hanya karena mudah didapat, namun juga praktis dan steril dibandingkan air rebusan sendiri. Terlebih karena adanya water dispenser air minum menjadi lebih mudah dikonsumsi. Terutama untuk anda yang sering membuat kopi, teh, susu atau yang lain. Dengan alat ini maka anda tidak perlu merebus air sendiri. Lebih praktis dan ekonomis.

Memilih Water Dispenser
Water dispenser merupakan perabot rumah tangga yang memiliki komponen berupa heater atau pemanas. Fungsinya untuk memanaskan air dalam tabung reservoir. Daya listrik yang dibutuhkan biasanya sekitar 200 hingga 300 watt. Alat ini biasanya terdiri atas dua jenis yaitu panas dan dingin. Suplai air berasal dari air minum kemasan atau galon yang diletakkan di atasnya. Namun sekarang ini ada jenis dispenser dengan galon di bawah sehingga memudahkan pemakainya untuk melakukan isi ulang.

Sebelum anda membeli dispenser tentunya anda harus tahu bagaimana cara memilih alat yang cukup penting ini. Mengingat anda akan menggunakannya setiap hari bahkan setiap saat. Berikut ini beberapa tips untuk memilih water dispenser yang benar sebelum anda membelinya:
·    Memperhatikan standar kesehatannya dengan melihat tangki penyimpanan air berbahan stainless steel yang fungsinya untuk menjaga suhu air serta mencegah pertumbuhan bakteri, jamur dan karat.
·    Bahan selang penghubung anti jamur dan bakteri.
·    Sebaiknya kemampuan dispenser untuk memanaskan air dapat mencapai 86o atau lebih agar kuman dan bakteri mati.
·    Ada baiknya memperhatikan tempat menaruh gelas agar memudahkan anda saat mengambil air.
·    Pastikanlah merek dispenser tersebut memberi garansi kerusakan dan layanan purna jual.

Merawat dan Membersihkan Water Dispenser
Penggunaan dispenser sudah tidak diragukan lagi kemudahan dan kepraktisannya. Namun apakah terjamin kebersihannya? Lantas bagaimana jika dispenser yang digunakan dalam jangka panjang tidak dibersihkan? Apakah tidak masalah karena jika dilihat air dalam galon tidak terkena udara luar? Tidak jarang orang mengabaikan hal ini. Padahal sudah sangat jelas jika dispenser dipakai secara terus menerus tanpa dibersihkan akan memunculkan bakteri dan memberinya kesempatan untuk berkembang biak.

Air yang dikonsumsi haruslah air yang bersih dan sehat dengan penampakan jernih, tidak berasa dan tidak berbau. Biasanya pada saat galon diganti, sebagian orang lebih fokus membersihkan galon dengan tissue basah yang diberikan agen tanpa membuang sisa air yang ada pada tabung padahal disitulah bakteri penyebab penyakit tumbuh. Berikut beberapa cara sederhana untuk membersihkan dispenser agar aman dari bakteri:
·    Anda bisa menggunakan lemon yang diiris tipis dan direbus ke dalam air hingga mendidih kurang lebih selama 2 jam.
·    Saat akan mengganti air dispenser, cucilah dispenser dengan air lemon yang sudah direbus tadi. Ini berfungsi untuk membunuh bakteri sekaligus memberi aroma lemon pada dispenser.
·    Cabutlah steker dispenser kemudian angkat galon yang sudah kosong dan buka kran agar sisa air keluar.
·    Bersihkan tabung dispenser dengan kapas yang telah diberi alcohol.
·    Anda perlu menuangkan obat steril serba guna ke dalam tabung dan rendam hingga 15 menit.
·    Buka kran untuk membuang obat steril tersebut kemudian bilas tabung dengan air bersih.
Demikian beberapa tips memilih dan membersihkan dispenser yang benar. Setelah membaca ulasan ini masihkah anda mengabaikan betapa pentingnya menjaga kebersihannya? Cara sederhana tersebut diharapkan dapat membantu anda mempraktikannya agar terhindar dari bakteri dan kuman penyakit. Selamat mencoba!

Share this Post!

About the Author : admin

0 Comment